Sunday, 23 February 2025

Konfig Wireless PTP Cambium

Halo teman teman, balik lagi sama Nue yang ganteng ini ^_^

Semoga kalian masih pada waras yaak, ok sebentar aja nih mau mampir nulis. kali ini lanjutin dari artikel sebelumnya yang PTMP (Point-to-MultiPoint) wireless/bts/aksespoint Cambium, sekarang kita bahas konfigurasi setting PTP (Point-to-Poin).

 

Secara umum, perangkat Cambium ePMP Subscriber Module dirancang untuk berfungsi sebagai klien dari perangkat Cambium ePMP AP. Namun, perangkat ini tidak hanya terbatas untuk penggunaan sebagai klien saja, karena dapat juga digunakan untuk membangun jaringan Point-to-Point (PTP). Meskipun demikian, perangkat Cambium ePMP Subscriber Module tidak mendukung protokol wireless standar, sehingga kedua perangkat yang digunakan dalam jaringan PTP harus menggunakan perangkat Cambium.

Untuk melakukannya, pada perangkat Subscriber Module yang berfungsi sebagai AP, pilih mode Access Point, lalu pilih protokol wireless driver seperti TDD atau ePTP. Kedua protokol ini merupakan protokol proprietary dari Cambium, dengan ePTP dirancang khusus untuk meningkatkan throughput dan mengurangi latensi pada koneksi Point-to-Point. Penjelasan lebih rinci dapat dilihat pada gambar berikut:

jika sudah klik save yak

Sebagai saran tambahan, agar tidak terdapat kendala dalam konektivitas wireless pada perangkat Cambium, silahkan pastikan lakukan upgrade firmware Cambium keversi terbaru, dan pastikan versi yang digunakan di sisi AP dan Subscriber Module sama. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan save konfigurasi sebelum pindah ke halaman konfigurasi lain.
untuk setting sisi client/lastmile dan tunningnya detail bisa mampir diartikel yang ini: Konfig Wireless PTMP Cambium dan Tuning Frekuensi BTS Cambium

Okeii segitu aja dl yaaa ^_^  

maaf yaa kalao tutor sederhana lagi xiixhi, Sekian tutorial ringgannya, semoga bermanfaat, dan kita semua waras selama lama nya. (dah ah mao lanjut subuhan ^_^ )

Terima kasih,
Nuenomaru yang namanya sekarang sudah mulai memudar terhapus oleh waktu :) #hikssyedihhhh

 

Read More

Wednesday, 19 February 2025

Konfig Wireless PTMP Cambium dan Tuning Frekuensi BTS Cambium

Selamat pagi teman teman, baru kelar tahajud nih, #anjay (postingan ini ditulis pukul 00.40 WIB dini hari ^_^ )

semoga masih waras, kembali lg sama nue ^_^, yuk sekarang kita bahasa pertuningan untuk tips mencari frekuensi legal biar gak di ulti sama BALMON, ULTINYA SAKIT BRO (BALMON =  Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio). Dan sekaligus kita tipis2 cara konfig PTMP Wirelessnya khususnya diBrand Cambium.

yups wireless sendiri menurut gua adalah alternatif opsi jika area trsebut tidak tercover oleh fiber optik kabel, atau bisa juga lu manfaatin sebagai backup link. walaupun mudah tetapi ada regulasi mengenai pemanfaatan frekuensi untuk komersial yang legal, nah iini dimonitoring sama om BALMON, Si Om BALMON ini galak loh.

gas dah yu kita konfig dl wireless dengan mode Point-To-Multi Point untuk kita sebarin ke client/lastmile

 

1 Login ke cambium, klik configuration, lalu pilih Radio

2 pada kolom general, radio mode pilih access point, Driver Mode pilih TDD agar performa jaringan wireless kita bisa lebih Optimal. Detailnya seperti gambar dibawah.


3 Pada kolom akses point configuration sesuaikan saja ssid (nama wifi), Sesuaikan juga parameter Channel bandwidth sesuai lebar channel yang kita inginkan, serta pilih frekuensi di parameter Frequency Carrier. Pastikan frekuensi yang dipilih adalah Frekuensi yang paling sepi pengguna dan yang pastinya legal.

 

4 Untuk memberikan lapisan keamanan dasar pada jaringan wireless yang kita kelola, kita bisa menambahkan WPA2 Pre-shared key. Caranya, masuk ke menu 'Configuration->Security', lalu centang opsi WPA2 pada bagian Security Option. Kemudian, masukkan password pada kolom WPA2 Pre-Shared Key.


jangan lupa disetiap insert konfig lakukan SAVE YAK !, Sampai disini konfigurasi dasar untuk membuat AP di Cambium sudah selesai, selanjutnya kita bisa lakukan konfigurasi di sisi client/Last Mile.

 

Konfigurasi Client/Lastmile (Subscriber Module)

1 Login ke cambium, klik configuration, lalu pilih Radio

2 menu General kita pilih modenya menjadi Subscriber Module, dan Driver Modenya kita sesuaikan dengan perangkat AP, yaitu menggunakan TDD.

3 Selanjutnya pada bagian Preferred APs, klik "Add New AP", dan isikan SSID sesuai yang dikonfigurasi di AP, kemudian ubah wireless security ke WPA2, dan isikan passwordnya di bagian WPA2 Pre-Shared Key.

4 Scroll kebawah, kebagian Radio Configuration. Centang Scan Channel Bandwidth sesuai yang kita set di AP, yaitu 20 atau 40 Mhz. Dan Jangan lupa pada tab 20 / 40 Mhz Scan List, centang frekuensi sesuai yang kita pilih di AP. 

 ojolali disave ya mas

 

5 Kita bisa melakukan pengecekan di menu "Monitor->Wireless", apabila perangkat Subscriber Module ini sudah berhasil terhubung maka status wirelessnya akan berubah UP, seperti pada gambar dibawah.

ojolali disave juga yak!!

atau bisa di cambium yang menjadi penyebar PTMPnya, klik monitor > wireless

kalau mau diskonek wireless client, bisa lu klik aja deregister

yuk karna kalian sudah cuba konfig/bangun BTS wireless/radionya, sekarang kita lanjut coba step by step troubleshoot dengan tuning frekuensi dari sisi BTS, real-case ini sisi client sinyal yang diterima jelek, sehingga link disisi client intermitten. yuk gas kita Tuning frekuensi di BTS-nya yaw.

1 Login ke BTSnya, klik configuration, lalu pilih Radio

2 sambil buka cmd ping ip management/ip sisi wireless client, lalu di kolom frekuensi carrier pilih frek yang sepi pengguna (tips dari saya frekuensi legal di 57 sampai 58 nah ntuh inget2 yak)

setiap perubahan frekuensi wajib disave, lalu jika masih ada rto, cuba tuning lagi per15-30 menit ya mas'e

yang-baca-muka-nya-jelek-xixixhi
3  untuk mengetest speedtest sisi client dari BTS juga bisa jadi parameter kamu tuning, tinggal klik tools > wireless link test, lalu select wireless client yang mau ditest, lalu klik start test, nanti muncul tuh hasil speed

4 parameter analisa kalian juga bisa cek dari kolom yang ditampilkan kualitas, kapasitas, RSSI, dan distance/jarak BTS ke client/lastmile, jika jarak tidak lebih dari 2km, saran gue sih make channel Bandwidth 40 MHz aja ^_^


5 Pokoknya pastikan ping ke sisi client tidak ada rto dan latensi normal (picture distep 2), kalau latencinya masih besar, cuba konfrim aja ke pic/user kira2 sedang ada bad weather gak daerah BTS lu atau daerah lastmile, karna cuaca buruk dapat mempengaruhi latensi, kalau mempengaruhi hubungan itu PELAKOR ^_^ | Sebagai saran tambahan, agar tidak terdapat kendala dalam konektivitas wireless pada perangkat Cambium, silahkan pastikan lakukan upgrade firmware Cambium keversi terbaru, dan pastikan versi yang digunakan di sisi BTS/AP dan Subscriber Module sama. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan save konfigurasi sebelum pindah ke halaman konfigurasi lain.

maaf yaa kalao tutor sederhana lagi xiixhi, Sekian tutorial ringgannya, semoga bermanfaat, dan kita semua waras selama lama nya. (dah ah mao lanjut subuhan ^_^ )

Terima kasih,
Nuenomaru yang namanya sekarang sudah mulai memudar terhapus oleh waktu :) #hikssyedihhhh


Read More

Sunday, 16 February 2025

Troubleshoot Akses Point Ruijie Config Status Failed

Selamat siang teman2 kawan2 bre2, ce'es2..

Balik lagi nih siang2 begini sama Nue, kembali lagi doain ya biar saya konsisten solat (aammiinn).

yuk langsung aja tipis, jadi disini ada real-case, dari device sumber internet, service internet masih running, dan di cloud ruijie AP trpantau online tetapi ada alarm config failed.

Biasanya kendala ini trjadi ketika selesai habis upgrade firmware, padahal upgrade firmware ke latesnya sukses tapi malah muncul alarm ini.

gasngenggg..


1 Login ke cloud ruijie, pilih project, klik device , dikonfig status, klik failed-nya


 2 nanti akan muncul dibagian mana failed confignya, tinggal klik Manually Deliver

 

3 akan terpantau yg tadi bermasalah menjadi synced

4 lalu perlahan status config akan menjadi syncing lama lama akan menjadi synced
 


 5 Nah kalao sudah synced tinggal cek saja dimonitoring AP tersebut normal atau gimana, dan bisa minta langsung user suruh cek aja wifi dari AP tersebut sudah running dgn normal atau masih batuk pilek :))

 

Jika perangkat kalian tidak dapat disinkronkan dengan item sinkronisasi SSID, Anda dapat mencoba menyimpan konfigurasi SSID lagi => Touch Me Senpai #ahh

Jika masih gagal juga, coba jgn berpaku ditshoot APnya aja, tapi coba disisi perangkat uplink si AP, entah itu router atau switch yang menjadi device delivery inet dhcpnya, takutnya ada looping, atau ip conflict, cek2 juga bagian fisiknya setiap segment topologinya ya abang2

maaf yaa kalao tutor sederhana lagi xiixhi

Sekian tutorial ringgannya, semoga bermanfaat, dan kita semua waras selama lama nya.

Terima kasih,
Nuenomaru yang namanya sekarang sudah mulai memudar terhapus oleh waktu :) #hikssyedihhhh

 

Read More

Saturday, 15 February 2025

Bangun Infrastruktur Jaringan Gedung Menggunakan Ruijie (environment ruijie setting: Segmentasi Network, Multi WAN, Captive portal, Limit BW SSID, Sharing Project, dan Access Control List)

Selamat pagi teman, cees, kawan, sobat, ketemu lagi sama nue dipostingan ke-2 dibulan februari 2025 ini, mohonn maaf ya jika masih belum konsisten untuk berbagi kue/ berbagi ilmu kebal doain aje moga gua tetep sehat, ganteng, dan kaya raya :)) (aammiinn paling ciyus).

yuk sekarang gua akan share tips tipis2 untuk bangun infrastruktur jaringan gedung dengan perangkat2 ruijie ^_^

Pertama gua spill tipis2 topologinya 

ok fokus ke yg dalam garis hijau ya ^_^

langsung aja yu, keburu lemes, 

note: dalam kasus ini semua device ruijie sudah termonitor dicloud ya, jadi tinggal kita setting sesuai judul 


1 login ke cloud langsung ke project yg mau kita nganu2, kita setting Router Gatewaynya dl untuk aktifkan Multi-WAN :

-  klik menu Network-Wide, lalu pilih Multi-WAN

- Lalu add WAN-Link, pilih port yang mau diEnable sebagai source link

- pilih typenya (disini ada DHCP, Static, dan PPPoE), untuk tutor kali ini saya memilih type PPPoE, jadi lanjut isi account dan password PPPoEnya.

jika sudah, secara otomatis Load Balancing akan aktif

link aktif-aktif ya gais ya :))

 

2 OK, router gateway sudah trpantau mendapatkan 2 source link data internet, yuk kita lanjut create Segmentasi IP ^_^ ya namanya juga build network infra pastinya di wilayah gedung/kantor kalian butuh segment2 IP kan eaa (ya ealah, masa ya eadong), lanjut segmentasi IP untuk kegunaan menyesuaikan keinginan kalean ya gais yak ^_^

- klik menu device, pilih router gateway (klik SN-nya), lalu klik configuration

- klik menu VLAN, nah disini kita buat aja vlan dan range ip dhcp poolnya, dan ojo lali kasih deskripsinya agar kita tau kegunaan vlan ini dgn ip ini peruntukannya untuk ape (jaga2 kalau lu sebagai network infra resign atau cuti, yg backup you atau yg akan ngelanjutin maintenance nya gak binggung)

- klik add vlan dan sesuaikan saja dgn kebutuhan kalian ya, jika sudah klik save yak

 

ok disini gua buat

vlan default peruntukan untuk CCTV (172.16.20.x/23)
vlan 87 peruntukan untuk PC-SERVER (192.168.10.x/23)
vlan 100 peruntukan untuk ip manajemen ke cloud ruijie (192.168.100.x/24)
vlan 200 peruntukan untuk wifi_kawasan (192.168.200.x/23)
vlan 300 peruntukan untuk building management (192.168.1.x/24) 


 - lalu klik menu interface, pilih port yg mau dienable untuk kita jadikan trunking port menuju switch core

- lakukan switching (insert/allow semua vlan) ke port trsebut ya juragan, jika sudah klik save yak


 

3 Ok kita lanjut ke scopenya sih Switch core yg akan mendistribusikan vlan-vlan ke switch akses tiap lantai gedung

- klik menu device, pilih switch, klik switch yang akan kita beri tugas sebagai switch core (klik sn)

- klik configuration, klik vlan (create/add vlan yang tadi sudah kalian create dari router gateway) ojolali dikasih deskripsi juga tiap vlannya, jika sudah klik save

- lalu klik menu interface, trunking>> allow vlan2 trsebut diport uplink (port yg mengarah ke router gateway)

- karna ini switch core yang akan mendistribusikan paket vlan ke switch2 access, ojolali port2 yang mengarah ke switch access trunking>> allow vlan2 trsebut yg mengarah ke switch access ^_^

 

4 Yuk kita langsung ke switch access, kita lakukan switching mode trunking dan access

- klik menu device, pilih switch yg akan bertugas menjadi switch access (klik sn)

- klik configuration, klik vlan (create/add vlan yang tadi sudah kalian create) ojolali dikasih deskripsi juga tiap vlannya, jika sudah klik save

 - lalu klik menu interface, trunking>> allow vlan2 trsebut diport uplink (port yg mengarah ke switch core)

 - untuk port yang mengarah ke end device (seperti akses point, cctv, wifi kawasan, bm, pc-server) tinggal pilih aja portnya, sebagai sample ini saya mau open port untuk pc-server.

- klik portnya, port-type: access, vlanID: pilih vlan yg memang peruntukannya (agar end-device mendapatkan segmentasi IP sesuai peruntukannya), JANGAN LUPA PORTNYA DIKASIH DESKRIPSI YE ^_^, KALAO UDAH KLIK SAVE YAK..


inget, port2 nya kasih deskripsi ya, biar kalau lu resign atau cuti gak nyusahin network infra yang gantiin you

okeii, lakukan itu ke semua switch core yak...

 

5 sekarang kita lanjut ke Access Control List, disini gua pake buat agar IP segment wifi_kawasan tidak bisa trhubung Segment jaringan ke cctv, jd hanya IP segment building management dan PC-Server saja yang bisa trhubung ke cctv.

singkatnya sih ACL (Bukan penyakit yang lagi lu derita sekarang gegara hobi lari dari kehidupan ya) access control list ini bisa lu gunain, ip segment mana aja yg bisa brkomunikasi, dan yang tidak bisa berkomunikasi. lu atur dah tuh jadinya.

- klik device-config, pilih ACL


 

 - select the device > pilih router gateway

- klik add

- karna disini gua gak mau ip wifi_kawasan bisa trhubung sama cctv jadinya kita setting gini

- select acl type : IP-Based , ACL Name: terserah lu , apply to: ALL INTRANET (acl berbasis IP, kalau u mau mac juga bisa, nah karna ini masih jaringan internal jadii apply tonya all intranet yaw)

- rule type : pilih DENY

- SOURCE IP : SUBNET MASK DAN MASUKIN IP WIFI_KAWASAN

- DESTINATION IP: SUBNET MASK DAN MASUKIN IP CCTV

- Time Period : ALL TIME (periode ini bisa lu custome sih, sesuain aja sama kebutuhan lu)

- kalao udah klik ok bae 


Nah untuk test apakah acl nya berhasil, disini hape gua test dgn cara konekin ke wifi_kawasan, agar mendapatkan segmentasi IP wifi kawasan, lalu gua coba ping aja ke ip segmentasi CCTV, kalao hasilnya loss packet brarti ACL brhasil

 

6 Untuk Captive Portal dan sharing project kalian bisa baca tutor nue sebelumnya > Tutorial Membuat Captive Portal (account, group, & voucher) dan cara E-Sharing Kelola akun list di Ruijie Cloud

- sebagai contoh, disini saya ingin agar wifi kawasan untuk para tamu2 diberi login portal, tinggal di kolom network arahkan saja ke ip segment tersebut, jika sudah klik ok

 

- untuk integrasi/bind captive portal ke ssidnya tinggal ke menu device config > pilih SSID

- arahkan vlan nya ke ip segment yg mau dibind (sebagai contoh disini saya wifi_kawasan), jika sudah klik OK

 

7 Limit Bandwidth perUser diSSID tetap dimenu SSID, scroll kebawah, Rate Limit for SSID Users: enable , jika sudah klik OK

 

oh iya dicloud ruijie juga kalian bisa cek topologi yang trbaca dicloud, jika ada yg merah brarti kemungkinan ada settingan kalian yg salah, tinggal baca aja alertnya ya

 

Okeii, selamat mencoba semoga menjadi kuncen network infra yang amanah ya gais, semoga membantu, dikit lagi subuh (tulisan ini diketik di pukul 03.00 WIB), siap2 ambil air wushu dl dah, sebelum kungfu wkwkkwkw

maaf yaa kalao tutor sederhana lagi xiixhi

Sekian tutorial ringgannya, semoga bermanfaat, dan kita semua waras selama lama nya.

Terima kasih,
Nuenomaru yang namanya sekarang sudah mulai memudar terhapus oleh waktu :) #hikssyedihhhh

 

Read More

Wednesday, 5 February 2025

Tutorial Schedule Reboot Device diCloud Ruijie

Selamat Pagi kawan, teman, sobat, ce'es, balik lagi nue ketemu nue di pagi ini pukul 3.22 wib (artikel ini ditulis)..

yupss selamat bulan februari 2025, yups artikel pertama di bulan 02 thn 2025. muup ya gais kalao masih banyak artikel yang isinya beloman daging wkwkkw.

yuk artikel yang ringan lagi, kali ini kita atur jadwal reboot perangkat ruijie via Cloud.

kali ini sebagai alat peraga, kita gunakan device Akses Point milik Ruijie.

langsung markijut (marikitalanjut)


1 Login ke cloud

2 lalu ke project yang devicenya ingin kita atur jadwal untuk reboot

3 Klik Device > AP > Pilih AP > Klik Eweb > pilih open with Domain

lalu nanti akan muncul proses creating the tunnel, jika sudah akan muncul new tab langsung diarahkan ke login Page device tersebut

4 untuk melihat password login remote via eweb dan telnet bisa ke wireless > basic, nah disitu ada password list, karna sekarang kita lagi mao method eweb yuwis tinggal intip aja passwordnya. (step 4 ini hanya untuk kalian yang lupa password pas awal kalian create Project saja, kalao inget mah yuwis tinggal login bae )



5 Jika sudah berhasil login, klik menu workspace > network wide pilih reboot > pilih menu schedule reboot > dan taraaa sesuaikan hari dan jamnya mao di reboot perkapan aje, kalao udah klik save ea kak

sipp dengan begini device akan restart/reboot sesuai penjadwalan dari kalian.

dah laa dah ngantuk gue, maaf yaa kalao tutor sederhana lagi xiixhi

Sekian tutorial ringgannya, semoga bermanfaat, dan kita semua waras selama lama nya.

Terima kasih,
Nuenomaru yang namanya sekarang sudah mulai memudar terhapus oleh waktu :) #hikssyedihhhh

 

 

Read More